Selasa, 12 Juni 2018 06:29 WITA

Pahami Manajemen Waktu Sebelum Mudik Pakai Kendaraan Pribadi

Editor: Aswad Syam
Pahami Manajemen Waktu Sebelum Mudik Pakai Kendaraan Pribadi
Ilustrasi mudik

RAKYATKU.COM - Menggunakan kendaraan pribadi untuk melakukan perjalanan mudik lebaran tentu sudah menjadi pilihan banyak orang. Cara ini dinilai praktis, sekaligus menjadi solusi dari keterbatasan kapasitas angkutan umum. Lantas amankah mudik menggunakan kendaran pribadi?

"Mudik pakai kendaraan pribadi boleh saja. Tapi harus tahu batasannya, agar terhindar dari bahaya kecelakaan. Kita harus tahu kapan mesti istirahat dan berapa banyak waktu istirahatnya. Idealnya pengendara bisa melakukan perjalanan selama 3 atau 4 jam. Setelah itu disarankan beristirahat," ucap Rifat, salah seorang praktisi otomotif.

Menurut Rifat waktu istirahat di etape pertama bisa saja singkat, yaitu setengah jam. Namun, waktu istirahat pada etape kedua haruslah panjang sekitar satu setengah jam.

"Dibuat selang-seling. setengah jam kemudian satu setengah jam, lalu setengah jam lagi. Begitu seterusnya. Yang penting tahu kemampuan pribadi saja, kalau sudah merasa tidak kuat, sebaiknya istirahat," jelas Rifat.

Di samping fisik, menurut pemenang kompetisi Safety Riding Honda kelas instruktur, I Gusti Agung Budi Dharma, manajemen waktu dan kontrol emosi turut menjadi hal penting.

"Harus diperkirakan waktu berangkatnya agar tidak terburu-buru. Kalau berangkat mepet-mepet biasanya kita jadi sulit mengontrol emosi karena ingin cepat-cepat sampai. Hasilnya, ya mengebut atau tidak tenggang rasa dengan pengendara lain. Ini bahaya bisa menyebabkan kecelakaan," jelas Agung.