Selasa, 19 Juni 2018 05:13 WITA

Hati-Hati, Mobil Lama Jangan Pakai Oli Sintetis

Editor: Aswad Syam
Hati-Hati, Mobil Lama Jangan Pakai Oli Sintetis
Ilustrasi oli

RAKYATKU.COM - Teknologi mesin mobil dari tahun ke tahun membutuhkan perawatan yang berbeda termasuk dalam hal pelumas.

Kini, pelumas yang beredar kebanyakan memanfaatkan bahan sintetis. Namun, produsen pelumas masih membuat produk dengan bahan minyak mineral.

Dilansir dari otoasia, pelumas berbahan mineral ditujukan untuk mobil-mobil lama karena ukuran kerapatan antara seher dan rumahnya tidak serapat mobil modern.

Mobil lama sendiri adalah mobil-mobil yang sedari awal sudah menggunakan pelumas mineral, sesuai anjuran buku perawatannya.

"Kalau mobil lama pakai oli yang baru, loss... Jadi karena lubangnya gede, jadi loss ke bawah," ujar Santo dari Aisin Indonesia.

Benny W Liem, Assistant Sales Manager Aftermarket Group Aisin Asia Pte Ltd Indonesia, menambahkan bahwa mineral punya fungsi tersendiri di mobil-mobil lama.

"Karena sudah pakai lama, biasanya mineralnya itu sudah menempel di dinding mesin, berbeda dengan sintetik yang bening dan non-sulfur. Sintetik sifatnya membersihkan mesin. Kalau mobil lama pakai oli sintetik, nanti oli mineral yang menempel di dinding mesin malah luntur, malah jadi pengaruh ke mesin, malah mengakibatkan masalah," urainya.