Selasa, 26 Juni 2018 07:02 WITA

Head to Head Mobil Penggerak Roda Depan atau Belakang, Anda Pilih Mana?

Editor: Aswad Syam
Head to Head Mobil Penggerak Roda Depan atau Belakang, Anda Pilih Mana?
ilustrasi: Auto of Dallas

RAKYATKU.COM - Salah satu topik yang kerap diperdebatkan para pengendara mobil ialah posisi roda penggerak. Ada yang beranggapan, mobil dengan penggerak roda depan (FWD/ front wheel drive) lebih baik. Tapi, tak jarang pula yang lebih menyukai penggerak roda belakang (RWD/ Rear wheel drive) pada mobil 2WD.

Baik mobil FWD maupun RWD, memiliki tujuannya masing-masing. Memang, sistem RWD dibuat lebih awal daripada FWD, tapi keduanya tetap hadir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Simak penjelasannya menurut Motor1.com yang dilansir Otoasia.

1. Rear Wheel Drive (RWD)

Meski diciptakan lebih awal, sistem RWD kini lebih banyak terpasang pada mobil mewah dan sport car. Sistem ini menawarkan handling yang lebih baik ketimbang FWD, sehingga pengendara bisa menikung dengan lebih nyaman.

Sistem RWD juga memiliki daya tahan yang lebih baik daripada FWD. Selain itu, performa yang dihasilkan tetap baik meski dipasangkan dengan mesin berkapasitas besar. Penggunaannya juga bisa membuat mobil bermesin kecil mampu mengangkat beban yang berat.

Sayangnya, mobil berpenggerak roda belakang lebih mudah tergelincir ketika menikung. Hal inilah yang membuatnya lebih dipilih oleh 'drifter'. Akhirnya, akselerasi pada tarikan awal sedikit berkurang.

2. Front Wheel Drive (FWD)

Mobil dengan sistem FWD mampu membuat mobil berakselerasi dengan lebih baik. Pasalnya, mesin akan menarik beban, bukan mendorong seperti pada RWD. Roda pun tak lebih mudah selip ketika berakselerasi.

Kelebihan lainnya ialah mobil jadi memiliki radius putar yang lebih lebar dibanding RWD. Hal ini menyebabkan mobil FWD mampu menikung dengan lebih cepat dan tajam. Selain itu, harga pembuatannya terbilang lebih murah ketimbang RWD.

Sayangnya, beban yang diangkat tidak bisa terlalu berat. Selain itu, perawatannya harus lebih daripada mobil RWD. Tak hanya itu, suspensi penopangnya harus lebih baik, sehingga harganya menjadi mahal.