Selasa, 26 Juni 2018 06:02 WITA

Bukan Motor Jepang, Ini Motor Pertama yang Pakai Rem Cakram

Editor: Aswad Syam
Bukan Motor Jepang, Ini Motor Pertama yang Pakai Rem Cakram
Lambretta TV 175

RAKYATKU.COM - Seiring perkembangan teknologi, sepeda motor menjadi semakin bertenaga dan cepat. Akhirnya, kendaraan roda dua itu pun tak hanya sekadar pilihan moda transportasi, tapi juga menjadi bagian dari gaya hidup.

Kini, tak jarang orang memilih sepeda motor dengan mempertimbangkan performanya. Dengan peningkatan pada tenaga dan kecepatan, rem pun tak luput dari perubahan. Akhirnya, diciptakanlah teknologi rem cakram.

Tahukah Anda, motor apa yang pertama kali mengadopsi rem cakram? Otoasia milansir dari Drivespark.com, produk itu ternyata bukan berasal dari Jepang, melainkan motor Eropa.

Menilik sejarahnya, rem cakram pertama kali dikembangkan pada pertengahan tahun 1950-an untuk mobil balap. Barulah pada 1962, teknologi tersebut disematkan pada sepeda motor. Adalah skuter asal Italia, Lambretta TV175, yang merasakan teknologi tersebut.

Barulah pada tahun 1975, rem cakram digunakan pada kedua ban, depan-belakang. Hal itu pertama kali diterapkan oleh Honda pada CB750 Four dan ditampilkan dalam gelaran Tokyo Motor Show. Alasannya tentu terkait keamanan karena perkembangan mesin motor. Sayangnya, motor yang dipajang tersebut masih prototype dan produk yang dijual masih menggunakan rem tromol.

Di Indonesia, saat ini, seluruh motor yang beredar sudah dibekali rem cakram, setidaknya pada bagian depan. Beberapa produk dengan mesin 150 cc ke atas telah mengadopsi teknologi tersebut pada kedua bannya, seperti Honda Supra GTR 150, Suzuki GSX-R150, Yamaha YZF-R25, dan Kawasaki Ninja series.

Sementara itu, teknologi ABS (Anti-lock brake system) baru diluncurkan 13 tahun setelahnya oleh pabrikan asal Jerman, BMW Motorrad. Fitur itu langsung menjadi standar kemanan setiap produknya dan pertama kali disematkan BMW K100 LT.