Kamis, 28 Juni 2018 06:00 WITA

Saat Kabel Gas Mobil Tersangkut, Ini yang Harus Dilakukan

Editor: Adil Patawai Anar
Saat Kabel Gas Mobil Tersangkut, Ini yang Harus Dilakukan

RAKYATKU.COM - Sebenarnya, berkendara di jalan raya merupakan kegiatan yang berisiko. Pasalnya, Otolovers bisa sewaktu-waktu terlibat kecelakaan, baik karena faktor eksternal maupun internal. Faktor eksternal yang dimaksud ialah pengguna jalan lain dan kondisi jalan. Sementara faktor internal ialah pengendara dan kendaraannya, salah satunya ialah kabel gas yang tersangkut.

Sangat mungkin pedal gas yang tersangkut saat mobil tengah melaju kencang. Dalam situasi tersebut, banyak yang beranggapan untuk tidak menarik rem tangan serta jangan matikan mesin. Sebaiknya, pindahkan gigi atau perseneling ke netral dan injak rem seperti kejadian di video yang tengah viral di media sosial.

Menurut Pendiri sekaligus Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Palubuhu, kondisi tersebut merupakan situasi darurat. Untuk gas yang nyangkut, memang sedikit berbeda karena tindakanya lebih kritis dibanding rem blong.

"Pertama, yang harus dilakukan jangan panik. Kenapa? Karena ketika panik, maka semua referensi atau semua yang sudah terpikirkan akan terlupakan. Kedua, jangan tarik rem tangan, karena roda belakang akan mengunci dan menghadirkan masalah baru, yaitu mobil bisa berputar," ungkap Jusri, dilansir Liputan6.com, Selasa (26/6/2018).

Lanjut Jusri, tindakan menarik rem tangan bisa dilakukan oleh orang yang terlatih. Sementara itu, jangan juga matikan mesin secara mendadak, karena dengan mematikan mesin, maka kelistrikan mobil juga bakal mati, dan pintu bisa terkunci atau setir terkunci, jadi akan lebih susah bergerak.

"Jadi, apa yang harus dilakukan. Pertama, netralkan gigi atau perseneling sambil menginjak rem secara perlahan. Kemudian, berikan tanda-tanda darurat kepada pengguna jalan lain, seperti lampu hazard," tambahnya.

Setelah melakukan hal tersebut secara bersamaan, maka akselarasi kecepatan kendaraan mulai berkurang, dan hanya putaran mesin yang tinggi. Memang begitu, dan tetap jangan panik karena raungan mesin kendaraan yang keras.

"Kemudian, cari tempat untuk berhenti. Pokoknya, jangan panik untuk bisa melakukan sesuatu saat keadaan darurat. Gas nyangkut memang lebih gampang, karena rem masih berfungsi dengan baik, berbeda dengan kondisi rem blong," pungkasnya.