Selasa, 31 Juli 2018 05:25 WITA

Awas Salah Pasang Turbo, Mesin Bisa Jebol

Editor: Aswad Syam
Awas Salah Pasang Turbo, Mesin Bisa Jebol
Turbo

RAKYATKU.COM - Untuk meningkatkan tenaga mesin, pemasangan turbo menjadi salah satu opsi yang dapat dilakukan. Namun hati-hati dalam melakukan pemasangan, bukan peningkatan tenaga yang didapat, malah mesin jebol.

"Memasang turbo perlu pemahaman yang baik dan teknisi yang mengerti benar. Banyak kasus, orang asal pasang turbo, baru beberapa hari dipakai mesin jebol," ungkap Rico salah satu distributor Turbo Zage sebagaimana dilansir otoasia.

Kondisi mesin merupakan hal pertama yang harus diperhatikan sebelum memasang turbo. Seiring waktu, mobil akan mengalami penurunan kondisi, bahkan mobil yang jarang sekali digunakan atau dibiarkan terdiam di garasi cukup lama pun berisiko mengalami penurunan performa.

"Harus tahu dulu kondisi mesinnya. Mobil yang terlalu didiamkan enggak berarti kondisinya mulus. Seperti orang aja, orang yang baru bangun tidur nggak mungkin kuat kalau langsung disuruh lari. Kondisi mesin pasti akan menurun. Kalau hal ini terjadi, maka pemasangan turbo akan sia-sia. Jadi sebaiknya lakukan pemeriksaan mesin yang menyeluruh dulu," jelas Rico.

Selanjutnya adalah pemilihan komponen turbo. Komponen ini hadir dalam berbagai varian dan biasanya disesuaikan dengan jenis mesin tertentu. Namun, yang perlu diperhatikan adalah spesifikasi dari turbo tersebut haruslah disesuaikan dengan mesin.

Berbicara memasang turbo untuk mendongkrak tenaga, tentu tak lepas dari pengaturan komponen mesin lain. Distribusi bahan bakar, ukuran blok dan piston hingga pengaturan kompresi udara harus mendapat perhatian, mengingat komponen ini memberikan efek berantai pada mesin. Kesalahan kecil pada salah satu komponen dapat berisiko merusak keseluruhan mesin.

"Kalau memang mau peningkatan tenaga yang diinginkan cukup besar, berarti perlu penggantian komponen mesin. Seperti kepala silinder yang diperbesar atau dengan pemasangan injector yang lebih baik," ucapnya.

Selanjutnya adalah penggunaan bahan bakar. Udara yang terkompresi ini memang mampu meningkatkan proses pembakaran dalam mesin, namun perlu disadari proses pembakaran yang sempurna memerlukan bahan bakar yang punya oktane cukup tinggi.

"Kalau sudah terpasang, tentu perawatan mesti terus dilakukan. Sama seperti komponen mesin lain, turbo perlu dilakukan perawatan yang berkala biar performa dan kondisi mesin tetap terjaga," tutup Rico.