Kamis, 15 November 2018 05:00 WITA

Cara Aman Menggunakan Vespa di Musim Hujan

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Cara Aman Menggunakan Vespa di Musim Hujan
Lubang di dekat karburator harus ditutup untuk mencegah air masuk.

RAKYATKU.COM - Vespa merupakan kendaraan roda dua yang masuk dalam deretan kendaraan zaman dulu alias jadul. Saking jadulnya, tidak semua bengkel dapat memperbaiki kerusakan yang terjadi pada kendaraan mesin kanan tersebut.
 
Pengagum motor tua ini tetap banyak. Tak hanya yang berusia lanjut, pemuda bahkan anak sekolah pun tertarik menunggangi besi tua ini. Mogok di pinggir jalan menjadi hal yang lumrah dialami setiap pemilik vespa. Terlebih jika vespa tidak mendapat perawatan dari si pemilik.

Di musim penghujan, pengguna vespa perlu menambah perhatian pada motornya. Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar tak repot akibat mogok di tengah jalan.

Syahruddin, inisiator berdirinya Komunitas Independent Scooter (KIS) membagikan tips menggunakan vespa dengan aman di musim hujan.

Lelaki bertitel sarjana ekonomi ini menyebut pengguna vespa harus mewaspadai platina vespa. Vespa yang masih menggunakan platina adalah vespa tipe Sprin Super (as kecil) sangat sensitif dengan percikan air. Sementara vespa yang telah menggunakan CDI tak berpengaruh.

"Jika platinanya terkena percikan air, motor tidak akan bunyi. Agar percikan air tidak masuk ke platina, lubang kipas harus ditutup dengan menggunakan karet," ungkap Pace Udin, sapaan akrab Syahruddin saat ditemui di base camp KIS.

Cara Aman Menggunakan Vespa di Musim Hujan


Vespa yang tidak mau bunyi akibat percikan air yang masuk di platina tentu saja masih bisa dibunyikan lagi. Hanya saja, akan membutuhkan waktu dan cara-cara tertentu.

Loading...

"Solusinya, platina harus dikeringkan. Magnet harus dibuka dan platina dicuci menggunakan bensin agar cepat kering. Sebenarnya dilap saja bisa tetapi lama baru kering, lebih baik dicuci pakai bensin. Hanya saja harus dipastikan bensinnya kering sebelum dipasang dan dibunyikan," urainya.

Selain platina, hal lain yang perlu diperhatikan adalah karburator. Sama seperti masuknya air di platina, vespa pun tidak akan bunyi ketika air masuk ke karburator.
 
"Untuk menghindari masuknya air di karburator, penutup karburator harus dipasang baik. Jika tidak, maka percikan air akan masuk bercampur dengan bensin. Jika air masuk, maka karburator harus dibuka dan dibersihkan dari air," tambahnya.

Yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah karet penutup tangki bahan bakar. Jika rusak, air dapat saja masuk ke tangki dan akan terus ke karburator bersama bensin.

"Jika air masuk ke tangki, bahan bakar harus dikuras. Karburator juga harus dibuka dan dibersihkan karena air yang bercampur bahan bakan akan masuk ke ruang bakar yang mengakibatkan busi basah sehingga morot tidak bisa bunyi," jelasnya.

Pace juga menyarankan pengguna vespa menghindari genangan air yang melewati lantai vespa. Melewati genangan air di atas lantai vespa dapat menyebabkan air masuk ke ruang bakar yang berujung pada matinya mesin.
 
"Sebaiknya hindari jika genangan air dalam. Posisi aman hanya bisa sejajar dengan lantai. Jika melewati genangan air, gas ditahan dan jangan diundur. Jika diundur knalpot akan mengisap air masuk ke dalam," katanya.


 

Loading...
Loading...