Kamis, 06 Desember 2018 07:00 WITA

Motocross Tak Sama dengan Trail dan Enduro, Begini Perbedaannya

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Motocross Tak Sama dengan Trail dan Enduro, Begini Perbedaannya
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM – Pecinta motor adventure di Indonesia berkembang dengan cepat. Keberadaan motor adventure dapat ditemukan di berbagai kota. 

Pengguna motor adventure pun berasal dari berbagai usia dan latar belakang profesi.

Bagi orang awam, motor adventure disebut dengan berbagai nama. Ada yang menyebutnya motocross, motor trail, dan ada juga yang menyebut motor enduro. 

Hal ini karena dari segi penampilan, fisik ketiga jenis motor ini memang mirip. Misalnya, bodi yang ramping dan tinggi, penggunaan spakbor yang khas. Namun tahukah Anda bahwa ketiga nama motor adventure tersebut memiliki perbedaan?

Jika diperhatikan dengan saksama, perbedaannya pun cukup signifikan. Mulai dari spesifikasi, jenis ban, sampai fungsi di mana motor-motor tersebut akan berjalan.

Dikutip dari Superadventure.co.id, berikut perbedaan motocross, motor trail, dan motor enduro.

Motor Trail

Motor trail merupakan perpaduan antara jenis motor biasa yang dapat digunakan di jalan raya tetapi dapat juga digunakan untuk off road. Motor trail disebut juga dengan dual sport atau motor all road dimana motor ini masih dilengkapi seperti motor standar sehingga masih legal digunakan di jalan raya.

Spesifikasi ban depan memiliki diameter yang lebih besar dibandingkan ban belakang. Trail mode standar menggunakan ban dirt tire. Namun jika digunakan di aspal lebih baik menggunakan ban jenis roadster tire.

Umumnya motor trail digunakan untuk touring motor melintasi kota atau untuk melintasi jalan di tengah hutan. Meski begitu, ada juga yang memodifikasi motor trail menjadi motorcross atau enduro.

Motocross

Motocross yang khusus balapan di sirkuit pun hampir sama dengan motor trail. Motocross atau MX adalah motor khusus balapan off road. Spesifikasi motocross lebih tinggi dibandingkan motor trail meski dari segi fisik hampir sama.

Karena dibuat khusus untuk balapan, motocross tidak memiliki standar kelengkapan kendaraan bermotor seperti surat-surat, lampu depan dan belakang, lampu sein, klakson, spion, dan knalpot yang sudah lolos uji emisi.

Motocross memiliki transmisi lima percepatan, sedangkan enduro ada enam percepatan. Karena dirancang khusus untuk balapan, motocross tidak cocok digunakan di jalan aspal. Motocross akan terasa lebih nyaman digunakan untuk off road di dalam sirkuit.

Motor Enduro

Selain untuk balapan, ada juga motocross yang dirancang untuk enduro di arena terbuka dengan rintangan alam yang masih alami. Enduro biasanya dilakukan dengan melintasi jalan yang berlumpur dan berbatu, melompati gundukan tanah atau batang pohon, menghindari ranting pohon yang rendah, melewati sungai, naik dan turun bukit, dan rintangan yang lain dalam trek balapan yang cukup panjang.

Spesifikasi ban untuk motor enduro hampir sama dengan motocross tetapi lebih besar dengan pacul-pacul yang lebih jarang ketimbang motor trail. Motor enduro biasanya dilengkapi dengan lampu depan untuk melintasi trek malam hari dan juga memiliki tangki bahan bakar yang lebih besar karena treknya lebih jauh ketimbang sirkuit motocross. 

Loading...
Loading...

Berita Terkait