Senin, 24 Desember 2018 14:57 WITA

Mantan Kasatpol PP Ini Koleksi VW Combi dan Belasan Kendaraan Lawas

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Mantan Kasatpol PP Ini Koleksi VW Combi dan Belasan Kendaraan Lawas
Rusli Jabbar bersama Wali Kota Makassar Danny Pomanto dalam sebuah kesempatan.

RAKYATKU.COM - Pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak membuat Drs AM Rusli Jabbar, DSc, MM (60) vakum. Dia kini punya kesibukan baru; bergelut dengan kendaraan lawas yang menjadi koleksinya.

Mantan pelaksana tugas kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar di era Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin ini mengoleksi belasan unit kendaraan. Ada mobil, ada pula sepeda motor.

"Saya hanya suka koleksi, bukan untuk jual beli," beber Jabbar yang mengenakan celana pendek selutut kepada Rakyatku.com.

Hobi koleksi kendaraan lawas ini ternyata telah berlangsung lama. Tepatnya saat masih bertugas di Kota Parepare beberapa tahun silam.

"Saya memang penggemar mobil jip. Waktu masih tugas di Parepare, saya juga sudah koleksi Volks Wagen (VW) Sapari, VW Combi, dan VW Kodok," bebernya.

Tak hanya mobil lawas yang diproduksi di Jerman saat kepemimpinan Hitler, Jabbar juga koleksi mobil adventure, jip. Bukan hanya satu, Jabbar punya beberapa jip dengan merek berbeda. 

Mantan Kasatpol PP Ini Koleksi VW Combi dan Belasan Kendaraan Lawas

Ada CJ7 tipe Laredo tahun 1981, Landcruiser pikap, Willis M38 tahun 1944, Willis M38 A1 tahun 1951, Landcruiser tahun 1981, Landcruiser kampas dan off road lainnya.

"Kalau yang jip CJ7 dan Landcruiser pikap kenang-kenakan dikasih Bapak Mirdin Kasim, mantan wali kota Parepare. Itulah yang saya bawa ke Makassar untuk pelihara dan sekarang sudah bertelur (bertambah)," canda Jabbar.

Bukan hanya mobil lawas, Jabbar juga mengoleksi kendaraan roda dua lawas, baik sepeda maupun sepeda motor. Ada vespa bonte, vespa bagong tahun 1977, PX tahun 1981, XL tahun 1988, BMW R25 tahun 1952, Yamaha Rs 125 Suzuki A100 dan vespa sprint.

Sementara sepeda yang dikoleksinya ada sepeda ontel merk Philips dan sepeda ontel merek Humber, sepeda fiksi, bahkan sepeda adventure downhill juga dikoleksinya. 

"Hampir semua komunitas di Makassar saya masuk. Komunitas sepeda, motor, dan mobil. Motor trail juga ada saya punya," tambahnya.

Dari sekian deretan kendaraan lawas yang dikoleksinya, alasan mendasar hobi tersebut karena Jabbar senang tampil beda. "Saya suka karena antik dan menjadi kebanggaan tersendiri kalau saya pakai dan tidak ada samanya di jalan," tambahnya.

Jabbar pertama kali terangkat jadi PNS di Parepare pada tahun 1981. Saat itu, ia menjabat sebagai Lurah Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

"Saya sempat berpindah-pindah sebagai lurah di Parepare," ungkap Jabbar yang ditemui di salah satu warung kopi (Warkop) di Kota Makassar.

Menjalani tugas di Parepare selama kurang lebih 20 tahun, Jabbar akhirnya pindah tugas ke Makassar pada tahun 2001. Dia dipercaya sebagai kepala Sub Bagian Kepegawaian di Setda Kota Makassar.

Jabbar pernah menempati beberapa jabatan seperti kepala pertamanan, kepala UPTD saluran selokan dan drainase, serta kepala advokasi dan telematika Kota Makassar.

"Saya juga sempat ditunjuk sebagai pelaksana tugas kepala Satpol PP Makassar di masa kepemimpinan Pak Ilham Arief Sirajuddin," tambah lelaki kelahiran 5 Agustus 1958 di Parepare itu.

Loading...
Loading...

Berita Terkait