Jumat, 02 Agustus 2019 07:28 WITA

Nissan Suntik Mati Beberapa Mobil Setelah Rumahkan Karyawan

Editor: Adil Patawai Anar
Nissan Suntik Mati Beberapa Mobil Setelah Rumahkan Karyawan

RAKYATKU.COM - Pengurangan karyawan yang direncanakan Nissan rupanya sudah berimbas untuk pekerja pabrik Nissan di Indonesia. Karyawan sudah dirumahkan sejak sebelum Lebaran 2019.

Tapi Nissan juga disebut berencana akan mengurangi sekitar 12.000 karyawan pabrik di seluruh dunia, kecuali Jepang. Rencana pengurangan karyawan ini juga dibarengi dengan rencana diskontinyu untuk beberapa mobil.

Melansir Rushlane, Nissan berencana mengurangi 10 persen produksi mobilnya. Mobil dengan catatan penjualan yang lamban di bawah merek Nissan dan Datsun akan mulai disuntik mati. Termasuk mobil sport di bawah bendera Nissan dan Infiniti.

Di beberapa pasar, mobil Datsun pun harus berjuang ekstra untuk mencapai target mereka. Seperti di India, Rusia, dan Afrika Selatan. Meskipun statusnya diluncurkan kembali.

Loading...

Di India, Nissan mundur untuk membiarkan Datsun memimpin pasar. Meski diberi penyegaran, keluarga mobil murah Go tetap mengalami penurunan penjualan. Bahkan memanfaatkan brand ambassador mereka, Amir Khan pun nyatanya tak menolong.

Sedangkan di Indonesia, kehadiran New Livina berbasis Mitsubishi Xpander juga tak terlalu bergema. Data Gaikindo mencatat, secara wholesales Livina baru cukup tinggi saat bulan pertama pendistribusian, yakni mencapai 2.435 unit.

Angka itu membuatnya bertengger di posisi 5 dalam daftar mobil MPV terlaris di Indonesia, tepat di bawah Suzuki Ertiga. Hanya saja, Juni lalu yang mana Livina baru sudah lima bulan mengaspal di Indonesia, tak disebutkan jumlah total penjualan MPV ini. Penjualan All New Nissan Livina pada Maret-April 2019 lalu sebanyak 3.086 unit.

Loading...
Loading...