Selasa, 22 Oktober 2019 06:30 WITA

Mobil Mewah Rp1,5 Miliar untuk Para Menteri Baru Jokowi

Editor: Nur Hidayat Said
Mobil Mewah Rp1,5 Miliar untuk Para Menteri Baru Jokowi
Foto: Toyota Global.

RAKYATKU.COM - Presiden Joko Widodo telah memiliki susunan kabinet periode kedua. Mereka bakal membantu Jokowi selama memimpin pada 2019 hingga 2024.

Mobil dinas baru berupa Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sudah menanti para menteri baru Jokowi ini. 

Toyota Crown dipilih sebagai mobil dinas menteri dan pejabat setingkat usai PT Astra International Tbk-TSO (Toyota Sales Operation) diputuskan sebagai pemenang tender pengadaan kendaraan dinas pejabat dengan harga penawaran Rp147.229.317.000. 
Setidaknya ada 101 unit Toyota Crown 2.5 HV G-Executive disiapkan dan untuk digunakan menteri di era baru.

Mobil itu menggantikan Toyota Crown Royal Saloon yang sudah berusia kurang lebih 10 tahun. 

Toyota Crown Royal Saloon belum berganti dan sudah digunakan oleh menteri-menteri sejak di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono 2009 silam.

Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (ATM) Anton Jimmi Suwandy, Crown Hybrid 2.5 G-Executive memiliki banderol harga Rp1,5 miliar. Harga itu sudah mencakup pajak-pajak yang dibebankan terhadap mobil tersebut.

"Meski ini mobil untuk pemerintah tetap saja kita membayar pajak," ujar Anton dikutip Detik.com.

Di Jepang untuk mobil dengan tipe serupa mempunyai harga 6.323.400 yen atau kalau dirupiahkan setara Rp823 jutaan (kurs Rp 130,21).

Mobil sudah mengusung teknologi hybrid yang diklaim lebih ramah lingkungan. Mengutip laman resmi Toyota, dengan teknologi hybrid Toyota Crown diklaim memiliki efisiensi panas dan performa yang tinggi. Mobil ini juga memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Toyota telah menguji efisiensi bahan bakar Crown di bawah siklus uji JC08 Kementerian Pertanian, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang. Hasilnya, satu liter bahan bakar dihabiskan Toyota Crown ini untuk menempuh jarak 24 km (konsumsi bahan bakar sesuai uji JC08=24,0 km/liter).

Loading...
Loading...

Berita Terkait