Selasa, 10 Januari 2017 13:14 WITA

Cormorant, Mobil Terbang yang Diklaim Lebih Aman Dari Helikopter

Editor: Suriawati
Cormorant, Mobil Terbang yang Diklaim Lebih Aman Dari Helikopter
Rafi Yoeli berfoto di samping Cormorant

RAKYATKU.COM - Sebuah perusahaan teknologi Israel berhasil mengembangkan mobil terbang. Kendaraan futuristik ini dinamai Cormorant, dan mampu mengangkut beban 500 kg, dan terbang 185 km per jam. 

Cormorant telah menyelesaikan uji penerbangan otomatis pertamanya pada bulan November, dan diprediksi akan diluncurkan pada tahun 2020. Ini diperkirakan akan dijual $14 juta (Rp186 miliar).

Baca juga: Komatsu Perkenalkan Truk Self-driving Tanpa Kabin

Pengembang Urban Aeronautics percaya bahwa mobil terbang ini bisa mengevakuasi orang-orang dari area perang, serta memberikan akses yang aman bagi pasukan militer.

Cormorant, Mobil Terbang yang Diklaim Lebih Aman Dari HelikopterRafi Yoeli, pendiri dan CEO Urban Aeronautics mengatakan bahwa Cormorant lebih aman daripada helikopter karena bisa terbang di antara bangunan dan di bawah kabel listrik tanpa risiko.

Tapi, masih banyak pekerjaan yang harus dirampungkan perusahaan sebelum kendaraan otonom ini menyentuh pasar. Terlebih lagi, Cormorant belum memenuhi standar Federal Aviation Administration dan tes pada bulan November masih menunjukkan masalah kecil.