Sabtu, 09 Desember 2017 01:15 WITA

Pertolongan Pertama pada Sepeda Motor Setelah Menerjang Banjir

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Pertolongan Pertama pada Sepeda Motor Setelah Menerjang Banjir
Pengendara sepeda motor di Makassar melewati genangan air di salah satu jalan, belum lama ini.

RAKYATKU.COM - Akhir tahun 2017 ini curah hujan cukup tinggi. Maka dari itu sepeda motor yang kita gunakan setiap hari juga turut mendapatkan perhatian ekstra. Disarankan ketika sepeda motor terkena air hujan atau genangan banjir untuk segera dicuci dengan air yang mengalir. 

Intinya usahakan sepeda motor untuk dicuci, minimal disiram dengan air bersih agar air hujan tidak ada lagi yang melekat pada bagian motor. 

Setelah dicuci, langsung keringkan sepeda motor dengan cara mengelapnya menggunakan kanebo atau kain bersih yang lainnya. Nah itu tadi pertolongan pertama pada motor jika terlanjur basah kuyup terkena air hujan dan genangan banjir. 

Sementara itu, ada juga beberapa tips merawat sepeda motor Anda di musim hujan. Berikut ulasannya:

1. Cek rantai
Usai menerabas genangan air di saat hujan, ada baiknya untuk mengecek kembali rantai. Sifat air hujan yang asam, bisa menimbulkan karat pada rantai motor. Terlebih jika tak ada penutup rantai. Segera bersihkan dengan air, dan jika kendor bisa dikencangkan kembali.

2. Cek kampas rem
Kampas rem terbuat dari asbes. Jika terkena air, kondisi kampas rem akan menggelembung dan mengeras ketika kering. Usai mencuci motor, ada baiknya menginjak pedal rem agar kampas rem cepat kering. Hal ini untuk menghindari pengerasan saat pedal rem di injak dan rem tak berdecit. Untuk rem cakram, yang perlu dilakukan hanya cukup membersihkan kotoran atau noda air yang menempel pada piringan cakram.

3. Cek kondisi busi
Busi merupakan jantung dari sepeda motor. Usai mencuci motor, buka karet penutup busi untuk melihat apakah kemasukan air atau tidak. Jika basah, keringkan busi dengan kain. Agar proses pengapian kembali lancar, ada baiknya busi dibersihkan juga.

4. Bersihkan saringan udara
Saringan udara juga menjadi salah satu komponen yang bisa ditilik. Usai menerabas hujan dan motor dicuci, pastikan kalau saringan udara kering. Jika basah, maka pembakaran di ruang bakar mesin bisa terganggu. Bila seperti itu segera keringkan.

5. Cek knalpot
Bila motor menerabas genangan air tinggi, ada kotoran bahkan air yang ikut masuk ke dalam knalpot. Jika air yang masuk cukup banyak, segera cek oli motor di bengkel terdekat. Hal ini mengetahui apakah air masuk ke ruang pembakaran, karena bisa berpeluang merusak mesin. Bila mesin kemasukan air segera ganti oli dengan yang baru.

6. Veleg Motor
Veleg motor merupakan bagian yang paling rawan terjadi karat, khususnya jika menggunakan veleg jari-jari/kaleng. Kotoran yang menempel akibat menerabas banjir, biasanya memang banyak menempel. Tapi, yang membuat veleg berkarat dan keropos, ada di bagian dalamnya. Untuk itu, velg harus benar-benar kering setelah dicuci.