Rabu, 17 Januari 2018 12:19 WITA

Ingin Selamat Berkendara Saat Hujan? Perhatikan Ini

Editor: Aswad Syam
Ingin Selamat Berkendara Saat Hujan? Perhatikan Ini

RAKYATKU.COM - Musim hujan sudah tiba. Sudah beberapa hari ini, hujan deras mengguyur Kota Makassar dan sekitarnya. Bagi yang berkendara roda dua, jangan lupa siapkan jas hujan, juga periksa kondisi kendaraan Anda, khususnya ban dan lampu depan juga lampu isyarat.

Berikut beberapa tips berkendara saat musim hujan dari TMC Polda Metro Jaya.

1. Periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Agar lampu tersebut bermanfaat membantu anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. Nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan anda.

2. Periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali, kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik, akan menghindari kendaraan anda melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil risiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.

3. Periksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan Anda yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan karena untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabakan kecelakaan.

4. Pergunakan alas kaki yang tidak licin, tahan air dan aman untuk berkendaraan dan persiapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana, bagi pengendara motor, karena jas hujan seperti itu lebih aman dibandingkan yang berbentuk ponco.

5. Kurangi kecepatan Anda dalam mengendarai kendaraan, karena pada saat hujan permukaan jalan licin akibat dari bercampurnya oli dengan air agar ban anda tidak tergelincir (slip). Mengemudikan kendaraan dalam kodisi kecepatan rendah akan membuat alur ban kendaraan Anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkram ban lebih baik.

6. Jaga jarak aman kendaraan Anda dengan pengendara lain, karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi kering.

7. Jangan sembarang menerobos genangan air, karena kita tidak tahu kedalamannya. Hal ini bisa mengakibatkan kendaraan Anda mogok atau terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan air tersebut.

8. Apabila terjebak banjir dan kendaraan Anda mogok karena air masuk ke saluran pembuangan gas kendaraan, jangan menghidupkan mesin kembali. Lebih baik didorong ke tempat yang aman, karena dikhawatirkan sistem pengapian Anda mengalami korsleting dan dapat membuat kendaran Anda terbakar.