Selasa, 06 Februari 2018 19:22 WITA

Berdasarkan Riset, Masyarakat Indonesia Siap Beli Mobil Listrik

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Berdasarkan Riset, Masyarakat Indonesia Siap Beli Mobil Listrik

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Indonesia menjadi satu dari tiga negara konsumen di Asia Tenggara, yang berencana untuk membeli kendaraan dan menunjukkan sikap terbuka terhadap opsi kendaraan listrik. 

Temuan ini mendemonstrasikan potensi kuat pasar mobil listrik di Asia Tenggara untuk mempercepat elektrifikasi kendaraan.  

Studi oleh Frost & Sullivan yang didukung oleh Nissan, “Future of Electric Vehicles in Southeast Asia,” dirilis pada hari ini, Selasa (6/2/2018) di Singapura , dalam acara Nissan Futures.

Berdasarkan riset konsumen di Singapura, Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Filipina menunjukkan 37 persen pembeli prospektif siap mempertimbangkan pembelian mobil listrik sebagai kendaraan mereka yang berikutnya. 

Berdasarkan Riset, Masyarakat Indonesia Siap Beli Mobil ListrikPelanggan di Filipina, Thailand dan Indonesia menjadi segmen yang menunjukkan ketertarikan tertinggi pada mobil listrik.  

Regional Senior Vice President Nissan Motor Co Ltd, Yutaka Sanada mengatakan, dengan insentif yang tepat, wilayah ini dapat mempercepat migrasi ke mobil listrik, menurut penelitian tersebut.

Berdasarkan Riset, Masyarakat Indonesia Siap Beli Mobil ListrikDalam acara Nissan Futures, Nissan menegaskan komitmennya untuk  menggapai masa depan mobilitas di Asia Tenggara melalui visi Nissan Intelligent Mobility, melalui beragam inovasi tentang bagaimana mobil masa depan dikendarai, ditenagai dan terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya. 

Dia menyatakan, konsumen di Asia Tenggara mengindikasikan pentingnya peran pemerintah mereka dalam promosi mobil listrik.

“Sementara itu, sebagai produsen, kami harus mampu menjelaskan lebih baik lagi mengenai keamanan EV, sebagai opsi yang cerdas dan bisa diandalkan untuk kondisi cuaca apapun," ujarnya.