Rabu, 15 Juni 2016 16:52 WITA

Nissan Kembangkan Sel Bahan Bakar Oksida Padat untuk Baterai Mobil

Editor: Suriawati
Nissan Kembangkan Sel Bahan Bakar Oksida Padat untuk Baterai Mobil

RAKYATKU.COM - Nissan sedang mengembangkan sel bahan bakar oksida padat yang akan mengubah bio-ethanol menjadi listrik untuk digunakan sebagai baterai untuk kendaraan.

Jika saat ini batas range mobil listrik hanya mencapai 500 km, Nissan mengklaim apa yang dikembangkannya ini bisa digunakan mengendara hingga lebih dari 600 km. 

Baca juga: Target Toyota Ramadan Ini, Jual 6.700 Unit Hingga THR Bagi Pelanggan

Menurut Nissan, ketika Anda menjalankan mobil dengan sel bahan bakar 55 persen air, 45 persen campuran etanol, maka biaya operasionalnya hanya sedikit lebih tinggi daripada kendaraan listrik, dan sekitar dua-pertiga lebih hemat dibandingkan mobil bertenaga bensin.

Baca juga: Co-Founder Google Diam-diam buat Mobil Terbang, Begini Desainnya

Loading...

Lalu, bagaimana cara kerjanya? Nah, sel bahan bakar menggunakan pembaharu untuk mengkonversi bio-ethanol menjadi hidrogen. Hidrogen kemudian dicampur dengan atmosfer udara, dan diubah menjadi listrik melalui sel bahan bakar, dan akan menyediakan daya untuk baterai yang digunakan pada kendaraan.

Nissan mengatakan siklus menggunakan bio-ethanol untuk bahan bakar mobil adalah karbon netral, dengan emisi CO 2 yang dinetralkan.

Dilansir dari Gizmag, saat ini, teknologi ini masih sedang dalam tahap pengembangan. 

Tags
Loading...
Loading...