Selasa, 20 Maret 2018 08:30 WITA

Ssstt...Polisi Tahu Pemilik Motor Belum Daftar Ulang dari Ini

Editor: Aswad Syam
Ssstt...Polisi Tahu Pemilik Motor Belum Daftar Ulang dari Ini
Ilustrasi pelat kendaraan

RAKYATKU.COM - Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), adalah bukti bahwa kendaraan telah terdaftar di kepolisian. TNKB umumnya lebih dikenal dengan pelat nomor.

Tapi taukah Anda tentang struktur atau susunan pelat nomor yang ada pada kendaraan? Dilansir dari otoasia, pelat nomor terdiri dari 3 hal, yakni kode wilayah pendaftaran, nomor pendaftaran kendaraan bermotor, dan masa berlaku.

Kode wilayah pendaftaran ini menandakan kepada petugas atau umum, bahwa kendaraan tersebut didaftarkan di Samsat daerah tertentu, sesuai dengan pembagian wilayah menurut Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012. Misalnya, untuk daerah Jabodetabek adalah huruf 'B', Surabaya huruf 'L' dan Makassar adalah uruf 'DD'.

Bagian kedua adalah nomor pendaftaran kendaraan. Bagian ini terdiri dari angka sebagai nomor urut dan huruf sebagai kode pembagian sub wilayah. Misalnya, di Kota Malang menggunakan kode wilayah 'N' dengan pembagian sub wilayah A-C dan E. Maka, Samsat Kota Malang akan menerbitkan pelat nomor dengan kode huruf-huruf tersebut.

Bagian terakhir adalah masa berlaku kendaraan bermotor. Masa berlaku kendaraan yakni selama lima tahun. Setiap lima tahun, pemilik kendaraan akan mendaftarkan ulang kendaraannya. Tapi setiap satu tahun sekali, pemilik motor wajib untuk membayarkan pajak kendaraannya.

Di STNK akan ditulis secara lengkap tanggal, bulan dan tahun masa berlaku kendaraan. Tapi, di pelat nomor hanya akan dituliskan bulan dan tahunnya saja. Contoh, '02.23', artinya kendaraan tersebut didaftarkan pada bulan Februari 2018.

Nah, dari keterangan bagian terakhir ini, Polisi mengidentifikasi kendaraan yang belum melakukan registrasi atau pendaftaran ulang lima tahunan.